Gallery

Karena, Menikah itu…

 

love-holding-hands.jpg
 

pic source: google images

 

 

Menikah itu bukan perkara mempersatukan dua manusia dalam ikatan halal menurut Agama yang saya anut atau melagalkan hubungan pria dan wanita yang bisa tinggal serumah di Negara tempat saya tinggal ini.

 

 

Menikah itu perkara mempersatukan dua keluarga. Dua kehidupan yang belum tentu didalamnya bisa saling menjaga apa yang dipunya satu sama lain.

Keputusan menikah dini, menikah di usia 30an, di usia berapa pun, bahkan dengan siapa, ditentukan tidak Cuma berdasarkan hati kedua pasangan yang mengaku saling cinta dan ingin hidup bersama (secara legal). Kita butuh pemikiran panjang dan satu hal utama bagi saya yaitu, keyakinan.

Keyakinan untuk membagi waktu dalam kehidupan kita dengan pasangan nanti, keyakinan bahwa memang pilihan sudah tepat, keyakinan untuk menyisihkan hasil finansial untuk memenuhi kebutuhan berdua, dan keyakinan bahwa memang menikah adalah jalan yang dipilih oleh berbagai pasangan di Dunia dengan alasan yang berbeda-beda ini merupakan goals dari sebuah relationship.

.

.

.

.

 

Saya pernah tersiksa bertahun lamanya, untuk tidak berani meninggalkan sebuah hubungan yang disisipkan janji pernikahan, oleh seseorang yang bahkan tidak pernah mengunjungi Ibu saya. Seseorang yang sudah saya kubur dalam masa lalu dan saya anggap saya tidak pernah mengenalnya. Seharusnya mungkin tidak begitu, karena anggapan beberapa orang menjaga silahturahmi itu tetap lah penting.

Namun, percayalah…

Ada orang yang memang dengan kesalahan sebesar apapun tetap layak untuk dikenal dan ada orang yang dengan kita tidak menganggap kehadirannya pernah ada di hidup kita, membuat seluruh lapisan kehidupan menjadi jauh lebih baik”, Dan saya memilih opsi kedua.

.

.

Lalu, saya dipertemukan dengan seorang pria yang tidak butuh waktu lama, membuat saya ingin menikah dengannya, belajar untuk menjadi diri yang lebih baik, sesegra mungkin.

Ini bukan masalah waktu yang singkat, namun keyakinan ini benar-benar sudah tergaris sedemikian rupa di hidup kami, yang bahkan kedua keluarga kami dengan indahnya merestui hubungan ini.

Menikah itu bukan hanya masalah akad dan ijab Kabul. Pun, kesederhanaan yang semestinya diterapkan jika murni tujuannya memang menikah untuk Allah SWT, untuk menjaga satu sama lain antara dua manusia yang saling menyayangi dengan tulus, dan untuk hidup bersama secara legal tentunya.

Ada banyak pertimbangan panjang yang ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Beberapa pihak akan mencemooh keputusan kami namun pasti ada yang mendukung juga karena taraf dan kemampuan setiap pasangan itu berbeda-beda. Kemampuan untuk menyiapkan mental berumah tangga melalui prosesi pernikahan yang walaupun saya inginnya sederhana, ternyata tetap ada banyak factor yang harus disiapkan dengan matang dan baik, baik secara Agama maupun Peraturan Negara (yang wajib dipatuhi tentunya).

Dan dalam kasus saya ini pertimbangannya adalah, Kuliah.

Ya, kami berdua sama-sama masih menempuh pendidikan strata-1 yang tinggal menghitung beberapa puluh SKS saja untuk mencapai garis FINISH. Namun dengan berbagai pertimbangan ( yang sudah dipikirkan melalui debat panjang dan penuh cemas), kami harus membuat pilihan yang kami rasa tepat. Pilihan yang akan menentukan jalan hidup kami berdua. Pilihan yang akan memengaruhi masing-masing keluarga kami terutama ibu yang melahirkan kami. Pilihan yang Insha Allah terbaik dan memang seperti inilah jalannya, pilihan yang disertai kepercayaan akan nyatanya sebuah keajaiban Do’a.

Pilihan saya untuk seorang pria yang saya deskripsikan sebagai  ‘segalanya saya’.

 

Semoga semua dimudahkan, semoga setiap Aamiin ini menuntun kita kepada apa yang kita tuju.

Aku sayang banget sama kamu, Anggie Setyo Utomo.

 

IMG_20160809_094859

 

-Van-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s